Kamis, 08 Oktober 2020

Ini Dia Perbedaan Mana yang Lebih Menguntungkan Antara Reseller atau Dropshipper! Simak Berikut ini.

Sebelum bahas lebih jauh tentang Perbedaan Reseller dan Dropshiper, ada baiknya kamu ketahui dulu apa itu yang dimaksud dengan reseller dan dropshipper lebih jauh lagi terlebih soal makna.

Reseller berasal dari bahasa inggris "Resell" yang berarti menjual kembali. Jadi, Reseller adalah seseorang yang menjual kembali barang yang ia beli dari orang lain. Tapi adapula yang penjual yang menjual barang dangangan milik orang lain tanpa menyetok barang.

Nah, sistem ini dikenal dengan sistem Dropship. Jadi penjual yang menggunakan sistem ini disebut dengan Dropshipper.

Baca juga: Beginilah Dampak Covid-19 Pada Pembisnis UKM Di Indonesia

Dulu definisi reseller hanya terbatas pada orang yang membeli barang, menyetoknya lalu menjualnya kembali kepada orang lain. Tapi sekarang, reseller juga diartikan sebagai penjual yang tidak menyetok barang dan hanya memasarkan barang miliki pedagagang online lainnya. Sehingga seringkali kata reseller sering juga diartikan sebagai dropshipper walaupun sebenarnya reseller dan Dropshipper itu berbeda.

Kalau kamu berniat untuk melakukan salah satu diataranya, tapi bingung yang mana dulu, sebaiknya kamu perlu tau perbedaan mendasar diatara keduanya. Dan berikut penjelasannya

  1. Cara kerjanya, bedanya reseller dan dropshipper bisa dilihat dari cara kerja mereka. Reseller itu bisa dibilang mirip2 dengan pedagang. Mereka harus dulu membeli barang sebelum menjual barangnya ke konsumen. Reseller juga memperoleh barang dari supplier dan distributor. Setelah mendapatkan barang dengan jumlah tertentu, baru reseller menjualnya

    Beda dengan dropshipper, cara kerjanya adalah menawarkan barang ke konsumen lebih dulu terus kalau dapet order, nantinya diteruskan ke supplier dan distributor. Nantinya supplier atau distributor yang terima order dan mengirimannya ke konsumen.

  2. Modalnya, dropshiper tidak harus membeli barang supaya bisa menjual. Cukup modal pulsa, paket dan informasi, pekerjaan ini udah bisa dilakukan. Sementara itu, jadi reseller harus mengeluarkan modal terlebih dahulu karena untuk membeli barang.

    Besarnya modal menntukan jumlah barang yang akan kamu dapat. Selain itu, modal seperti pulsa, paket data dan ongkos transportasi juga dihitung. Biaya-biaya itu termasuk dalam biaya operasional kantor.

  3. Profit. Jelas lebih menguntungkan reseller. Mengapa? Sebab bisa mendapatkan barang dengan harga murah dan mengatur harga jual sekehendaknya. Disitu dia dapat untung yang bisa saja besar. Lain hal nya kalo menjadi dropshiper, cukup sulit untuk para dropshipper untung besar. Pasalnya orderan yang diberikan dropshiper masih kalah dengan pembelian reseller

    Karena itu, reseller bisa mendapatkan harga barang dari supplier lebih murah ketimbang drophipper. Disinilah mereka bisa menentukan berapa keuntungan yang pingin didapatnya.

  4. Pemasaran, seorang reseller dapat menawarkan barang secara langsung lewat toko karena reseller memiliki stok barang yang ingin dijual. Sedangkan dropshipper tidak bisa karena ia tidak memiliki stok barang. Seorang droppshiper hanya dapat berjualan lewat marketplace seperti tokopedia, Bukalapak, LINE, Instagram, Facebook dan sebagainya.

  5. Resiko. Seorang reseller memiliki tingkat resiko kerugian lebih tinggi daripada dropshipper karena ia menyimpan fisik barang. Apabila barangnya tidak laku, maka reseller akan mengalami kerugian. Sedangkan dropshipper tidak perlu khawatir akan rugi karena tidak laku karena ia tidak membelia dan menyetok barang..

  6. Pengiriman. jika dilihat dari fokus pekerjaanya, seorang reseller mencari calon konsumen, ia juga harus mengemas dan melakukan pengiriman barangnya sendiri. sedangkan dropshipper tidak perlu repot dengan masalah packing dan pengiriman barang. Seorang dropshipper hanya bertugas memasarkan produk, mencari calon pembeli dan menghubungi supplier jika ada pesanan datang dari konsumen.

Nah itulah sekiranya perbedaan mendasar dari bisnis reseller dan dropshipper. Dan kalo disuruh ditanya mana yg lebih baik muungkin dropshipper jawabannya.

Semoga bermanfaat dan semoga artikel ini dapat membantu temen-temen semuanya. Sekian dan Terima kasih

Bagikan ke FACEBOOK

0 komentar:

Posting Komentar